Minggu, 15 Mei 2016

Pendidikan Pada abad 21




PEMBELAJARAN ABAD 21

1.      Keadaan abad 21
Abad 21 disebut globalisasi yang ditandai oleh banyaknya perubahan-perubahan pada semua aspek kehidupan, bukan hanya dalam ilmu pengetahuan dan tekhnologi, tetapi juga dalam bidang ekonomi, sosial, dan politik. Pada era globalisasi yang disebut juga era informasi akan terjadi proses perubahan antar negara, antar bangsa, antar budaya tanpamengenal batas.
Pada saat ini pengaruh era globalisasi akan semakin terasa terutama dengan semakin banyaknya saluran informasi yang tersedia seperti surat kabar,majalah, radio, televisi, telepon, faksimail, komputer, internet, satelit komunikasi, sekolah bahkan informasi langsung yang dibawa oleh pengunjung (travelers). Semua itu dimungkinkan dengan adanya perkembangan pesat di bidang teknologi terutama teknologi komunikasi, informasi, dan transformasi.

2.      Ciri-ciri abad 21
a.      Manusia abad 21
Manusia tak lepas dari lingkungannya. Kecenderungan mengikuti gaya hidup yang baru, yang "trendy" dan menempatkan nilai-nilai baru dalam ukuran keberhasilan telah merusak dan menghancurkan nilai-nilai tradisional yang sebelumnya dipegang teguh dan diyakini sebagai kebenaran. Nilai yang mementingkan kebersamaan dan menumbuhkan sikap gotong royong dilibas oleh nilai individualistis. Nilai yang meletakkan unsur spiritual berganti dengan unsur materi. Sikap yang mementingkan keselarasan dalam kehidupan bersama, sebagaimana yang telah mewarnai kehidupan masyarakat Indonesia, diubah menjadi sikap yang selalu mau bersaing dan memenangkan persaingan, tak peduli apapun caranya dan siapapun yang dihadapi.
b.      Gaya hidup abad 21
Abad 21 ditandai dengan semakin membaurnya bangsa-bangsa warga masyarakat dunia dalam satu tatanan kehidupan masyarakat luas yang beraneka ragam tetapi sekaligus juga terbuka untuk semua warga. Gaya hidup yang menyangkut pilihan pekerjaan, kesibukan, makanan, mode pakaian, dan kesenangan telah mengalami perubahan, dengan kepastian mengalirnya pengaruh kota-kota besar terhadap kota-kota kecil, bahkan sampai ke desa. Bentuk-bentuk tradisional bergeser, diganti dengan gaya hidup global. Kesenangan bergaya hidup internasional mulai melanda.
c.       Lingkungan abad 21
Sebagai generasi abad 21 dengan teknologi semakin maju, sudah sewajarnya para generasi sekarang ini menciptakan suatu perubahan yang lebih baik pula pada lingkungan hidup. Sebagai contoh dengan semakin majunya teknologi, saat ini kita bisa menciptakan suatu alat alternatif untuk tetap dapat memenuhi kebutuhan hidup tanpa merusak lingkungan.
3.      Pembelajaran abad 21 menurut sumber atau buku
Teknologi pembelajaran tumbuh kembangnya dari praktik dan gerakan komunikasi audiovisual. Pada mulanya teknologi dilihat kebanyakan orang sebagai suatu teknologi pembelajaran dengan penggunaan peralatan, media, dan sarana untuk mencapai tujuan pendidikan atau pengajaran dengan alat bantu ( media audio visual), akan tetapi dalam buku ini (Instructional Technology and Media for Learning) memperjelasnya bahwa teknologi pembelajaran (instructional technology) tidak hanya hal tersebut akan tetapi  juga mencakup teori dan praktik dalam desain, pengembangan, pemanfaatan, pengelolaan, serta evaliasi tentang proses dan sumber untuk belajar. Teknologi pembelajaran merupakan gabungan dari tiga aliran yang saling berkepentingan, yakni media dalam pendidikan, psikologi pembelajaran, dan pendekatan sistem dalam pendidikan. Jenisjenis materi yang di ungkapkan pun sesuai dengan keadaan perkembangan teknologi sekarang ini, seperti penggunaan model pembelajaran. Media audio, video, online learning,  multimedia, dan lain lainnya.

4.      Pembelajaran Student Centered dan Teacher Centered
No
TRADITIONAL TEACHING (Teaching Centre Learning)
NEW LEARNING (Student Centre Learning)
1
Transformasi pengetahuan dari guru kepada siswa.
Siswa aktif mengembangkan pengetahuan dan keterampilan yang dipelajari.
2
Siswa menerima pengetahuan secara pasif.
Siswa secara aktif terlibat dalam mengelola pengetahuan.
3
Lebih menekankan pada penguasaan materi.
Tidak terfokus hanya pada penguasaan materi, tetapi juga mengembangkan sikap belajar (life long learning)
4
Single Media.
Multimedia.
5
Fungsi guru pemberi informasi utama dan evaluator.
Fungsi guru sebagai motivator, fasilitator dan evaluator.
6
Proses pembelajaran dan penilaian dilakukan terpisah.
Proses pembelajaran dan penilaian dilakukan berkesinambungan dan terintegrasi.
7
Menekankan pada jawaban yang benar saja.
Penekanan pada proses pengembangan pengetahuan. Kesalahan dapat digunakan sebagai sumber belajar.
8
Sesuai dengan pengembangan ilmu dalam satu disiplin saja.
Sesuai dengan pengembangan ilmu dengan pendekatan interdisipliner.
9
Iklim belajar individual dan kompetitif.
Iklim yang dikembangkan bersifat kolaboratif, suportif dan kooperatif.
10
Hanya siswa yang dianggap melakukan proses pembelajaran.
Siswa dan guru belajar bersama dalam mengembangkan pengetahuan dan keterampilan.
11
Perkuliahan merupakan bagian terbesar dalam proses pembelajaran.
Mahasiswa melakukan pembelajaran dengan berbagai model pembelajaran SCL.
12
Penekanan pada tuntasnya materi pembelajaran.
Penekanan pada pencapaian kompetensi mahasiswa
13
Penekanan pada bagaimana cara dosen melakukan pengajaran.
Penekanan pada bagaimana cara mahasiswa melakukan pembelajaran.
14
Cenderung penekanan pada penguasaan Hard-Skill Mahasiswa
Penekanan pada pengusaan Hard Skill dan Soft Skill.

5.      Persiapan menghadapi pendidikan abad 21
Bagi kami persiapan untuk menghadapi pendidikan abad 21 dengan meningkatkan kualitas dan profesionalitas dalam proses belajar dan mengajar nantinya. Kami harus bisa mengikuti setiap perkembangan dan perubahan yang terjadi dalam dunia termasuk dunia pendidikan. Kami harus meningkatkan keahlian, pengetahuan, dan ketrampilan dalam perkembangan terknologi komunikasi. Agar nantinya saat mengajar maupun menjadi seorang pendidik, kami dapat menggunakan dan memanfaatkan teknologi guna menunjang proses dan hasil pendidikan yang lebih baik.
Sumber

Tidak ada komentar:

Posting Komentar